JurnAL RUmAH DunIA

MOBILE LIBRARY RUMAH DUNIA

buku-dongeng-3.jpgAwal 2008, Yayasan Nurani Dunia pimpinan Imam Prasojo, menyumbang “Mobil Library” ke Rumah Dunia. Juga uang pembinaan sebesar Rp. 10. 500.000,- Uang itu akan kami pakai untuk mengurus surat-surat mobil Bajay dan juga operasional. Program mobil library ini disupport oleh XL Care. Rencananya, kami akan road show ke kampung-kampung di sekitar Serang dulu. Convoy. Memasang tena. akan ada mendongeng, menggambar bersama, work shop menulis tentu, dan musikalisasi puisi. Siapa yang tertarik, silahkan hubungi 0254 - 224955. Terima kasih, Kawan!

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink

CINTA LELAKI DAN TEGUH ES HA

rd-1.jpgOleh aji Setiakarya
Hari sudah sore saat bedah buku Cinta Lelaki dan Peluru usai. Sulaeman Djaya dan Kurnia Effendi yang menjadi pembicara turun dari panggung. Sabtu (31/6) Saya meminta relawan Rumah Dunia (RD) Oki Daroki dan Royadi untuk datang mengulik informasi lebih detail apa yang disampaikan oleh Kurnia dan Sulaeman Djaya tadi. Ada banyak hal yang menarik dari pendapat Kurnia tentang buku yang ditulis oleh sepuluh orang anak-anak RD ini. Kurnia melihat buku ini sebagai sebuah kritik terhadap intelektual yang birokrat atau sebaliknya. “Harusnya banyak yang bikin buku ini,” kata Kurnia Efendi yang juga pengelola majalah Parle ini. Selain itu juga ia mengharapkan buku ini dibaca oleh para birokrat ini. Continue Reading »

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink

TEGUH ES HA DAN JODHI YUDONO DI RUMAH DUNIA

gg-sobat.jpgalitopan.jpgSiapa tidak mengenal Sang Legenda “Ali Topan Anak Jalanan”? Bagi saya yang tumbuh di era 80-an jelas mengena, bahkan mengidolakan pengarangnya. Bagi saya, Teguh Es Ha, si pengarang, sudah menyodorkan realitas baru pada masa itu. Ada life style anyar yang disodorkan, yaitu kos kata broken home dengan gaya hidup jalanannya. Remaja pada masa itu meneriakkan kalimat, “Rumah adalah neraka, jalanan adalah surga!” Wuih, serem! Nah, Sabtu, 14 Juni, pukul 13.30 WIB, Teguh Es Ha akan bagi-bagi ilmu kepada pelajar dan mahasiswa di Banten. Proses kreatifnya sudah tentu. Di Rumah Dunia tempatnya. Terus nyambung ke pukul 20.00 WIB. Ada kejutan. Semoga HMS Kaban, SE, Msi, Mentri Kehutanan RI, berkenan hadir untuk orasi budaya; Sastra dan Alam. Pukul 21.00 ada musikalisasi Jodhi Yudono (wartawan KOMPAS) bersama Irul dan Yoga Nan Agung. Presiden Rumah Dunia, Firman Venayaksa akan nimbrung dengan group barunya; bersama anak-anak Rumah Dunia. Ada diskusi tentang musikalisasi puisi! Jangan lewatkan, ya! (foto dari kiri: TEguh Esha, Jodhi Yudono, GG, Asdik Soepardi saat mnegengok GG di RS Holistik Purwakarta)

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink

NGOBROL BARENG GOLA GONG DI RUMAH DUNIA

akugaknulis.jpgsalamadani.jpgflp.jpg

Acara:Peluncuran 6 buku terbaru dan bincang ringan seputar karir dan proses kreatif Gola Gong. Waktu: Minggu, 18 Mei 2008, pukul 10.00 WIB. Tempat: Rumah Dunia, Komplek Hegar Alam 40, Kampung Ciloang, Serang 42118, Tlp. 0254-224955


Sepulang dari RS Holistic Purwakarta, 3 Mei 2008 lalu, Gola Gong belum sembuh benar. Hasil diagnosa dokter terakhir, masih ada penyempitan (pengapuran) di cervical (leher) yang nonjok ke 2 syaraf. Itulah kenapa tangan kananya masih suka kesemutan dan dan panas dingin. Kaki kiri GG masih kesemutan. Di lumbar 5 (tulang punggung) ada 1 syaraf yang massih kejepit. Menurut dokter Fanny dan Ici (dokter jaga di Holistik), setiap akhir bulan GG harus control dan rawat inap selama seminggu. “Kontrol dengan melakukan terapi harus seumur hidup,” kata dokter Ici. �%9 uk sembuh total, memang sulit,” tambah dokter Ici. Continue Reading »

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink

DARAH SEGAR DARI ANYER, WORLD BOOK DAY 3, DAN METRO TV

Oleh Aji Setiakarya — Dimuat di Banten Raya Post Edisi Rabu, 23 April 2008–

Anak-anak adalah dunia yang membahagiakan. Masa yang penuh eksperimental dan memiliki imaginasi yang liar. Kami saksikan suasana itu pada Jum’at dan Sabtu (18-19/4) pagi lalu. Saat itu anak-anak dari TK Al-Muttaqien Kramatawatu, Serang, berkunjung ke Rumah Dunia (RD) untuk field trip. Ada sekitar 70 orang yang datang ke RD. Dengan beragam aktivitasnya mereka menguasi RD. Kami tentu saja kerepotan, dengan ulah mereka yang penuh sensasi itu. Ajat, anak Ciloang, pengurus TK dan Klab Bedrmain Jendral Kecil (JK) milik Gola Gong dan Tias Tatanka, yang sekarang menjadi relawan RD, sibuk menata panggung. Ia sibuk menyediakan kertas untuk anak-anaki yang mau menggambar tentang alam. Di tengah kesibukan itu, RG Kedung Kabang, tutor mendongeng yang redaktur Tablok Kaibon, datang mewarnai kegiatan mereka. RG Kedung menjadi perhatian mereka. Apalagi saat ia mulai membawakan materi dongengnya, menjadikan suaranya sendiri seperti bebek dan kucing, anak-anak terbahak liar. Continue Reading »

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink

REFLEKSI ENAM TAHUN RUMAH DUNIA

Oleh Firman Venayaksa

“Rumahku Rumah Dunia, Kubangun dengan kata-kata.” (Prasasti, 1996 - 200)

Waktu itu, sekitar lima tahun ke belakang, saya menjambangi sebuah rumah seorang penulis. Persis di depan rumah itu, saya menemukan kata-kata di atas. Dari kata-kata yang dituliskan tersebut, saya sudah pasti yakin bahwa inilah penulis yang saya cari. Perjumpaan saya dengan Gola Gong untuk kedua kalinya itu memberi kesan yang cukup dalam. Saya diajak ke belakang rumahnya, dan hadirlah beberapa orang dengan wajah sumringah dan penuh harapan seperti Endang Rukmana, Adkhilni, Ibnu Adam Aviciena, Qizink, dkk. Mereka adalah Kelas Menulis Angkatan pertama yang sebagian besar sudah sukses meraih predikat sebagai penulis. Continue Reading »

JurnAL RUmAH DunIA

Comments (0)

Permalink