Cliping

KONFERENSI PENULIS CILIK INDONESIA 2008

gola-gong.jpgSabtu, 5 Juli 2008 / jam 10.00 – 15.00 wib

Ruang Anggrek, Arena Pesta Buku Jakarta 2008
Istora Gelora Bung Karno, Senayan – Jakarta

muzan1.jpgInilah saatnya, seluruh bangsa Indonesia membuka mata untuk eksistensi para penulis yang masih berusia sangat muda. Sejumlah anak-anak Indonesia kini telah menulis buku, diterbitkan oleh penerbit secara profesional, di distribusikan ke seluruh Indonesia, dan menerima hak royalti sebagaimana penulis pada umumnya. Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

Seri Kecil Kecil Punya Karya : KEMENANGAN NYATA ANAK ANAK INDONESIA

 bella-gg.jpgbella-bedays.jpg Oleh Fan Fan F Dharmawan - Promosi dan Komunikasi Mizan

Penulis cilik Asal Serang, Banten, Nabila Nurkhalishah Harris, putri pasangan Gola Gong – Tias Tatanka diundang oleh Penrebit Mizan untuk ikut dalam acara ”Deklarasi Penulis Cilik Indonesia” di Pesta Buku Jakarta, 5 Juli 2008. Acara yang bertempat di Ruang Anggrek itu berlangsung pukul 10.00 WIB, akan dihadiri oleh penulis cilik lainnya seperti Abdurahman Faiz, Sri Izzati, dan Caca. Ini adalah kabar bagus bagi perkembangan dunia literasi di Serang khususnya dan Banten umumnya, yang sedang getol-getolnya mengusung ”Banten Membaca” yang dimotori Rumah Dunia. Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

PAMER UNTUK MEMPROVOKASI PENULIS MUDA

7-panggung-mulai.jpgDari Peluncuran 6 Buku Gola Gong di Rumah Dunia
Oleh Fierly MM – Serang – Banten Raya Post, 19 Mei 2008

Sesumbar Gola Gong Bahwa Hari Minggu (18/5) Menjadi Ajang Provokasi Bagi Penulis Muda di Banten,bisa Dibilang Terbukti Kemarin, Rumah Dunia Disesaki Pelajar Dan Mahasiswa dari Berbagai Daerah Untuk Menghadiri lauching 6 Judul Buku Terbaru Karyanya. *** Continue Reading »

Cliping

Comments (1)

Permalink

ROY DIJENGUK ALI TOPAN

gg-teguh.jpggg-cintamu.jpgPURWAKARTA, MINGGU–Novelis yang juga penggiat kebudayaan Rumah Dunia, Golagong yang sedang dirawat di RS Holistik, Purwakarta, terkejut melihat serombongan orang yang membezoeknya. Sebab, salah satu di antaranya adalah idola Golagong di masa remajanya.”Beliau ini adalah idola saya,” ucap Golagong seraya memegang lengan Teguh Esha, penulis novel Ali Topan yang menurut Golagong menjadi salah satu inspirator tokoh Roy dalam novel karyanya yang berjudul Balada si Roy.

Sejak 2 Maret 2008 penulis yang bernama Heri Hendrayana Haris itu dirawat karena pengapuran di tulang belakang hingga leher. Menurut Gong, begitu sapaan akarabnya, lantaran dirinya yang tak memiliki tangan kiri sehingga syarafnya tak seimbang. “Menurut dokter, andil terbesar proses pengapuran di tubuhku ini yang terbesar adalah sewaktu aku bersepeda keliling Asia,” papar penulis buku Perjalanan Asia ini. Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

REMAJA SEKARANG BUKAN PRODUK INDONESIA

Oleh Abdul Azis, Sosok dan Sketsa, Koran Jurnal Nasional, Jakarta, Rabu, 16 April 2008

Nama Heri Hendrayana Harris, mungkin tidak akrab di jagat kognisi kita. Tapi ketika lelaki itu kita “samarkan” dengan nama Gola Gong, kita mengenalnya sebagai sastrawan produktif dan serbabisa. Ia seorang penyair, cerpenis, novelis, penulis skrip. Continue Reading »

Cliping

Comments (1)

Permalink

GoLA GonG: ME AND “THE WORLD HOME”

gong_016_about_me.jpg-Developing Mind and Shaping the New Generation-
- Bringing the World to Home through Books –

My name is Heri Hendrayana Harris. My pen-name is GOLA GONG. I was born in a small town, named PURWAKARTA, about 90 km east from Jakarta, on August 15th 1963. When I was two years old (1965), my parents moved to Serang, Banten, 70 km west from Jakata.

Serang was a small town which was known as a city with a bad stigma such as black magic and was left behind modernism. That time – about 1960 – 1980 - Serang Banten was like a city without a civilization, because there was no bookstore, local newspaper, library, and art centre (like theatre, galery, or museum). Continue Reading »

Cliping

Comments (1)

Permalink

BEAUTIFUL DAY’S NOVEL ANAK BEST SELLER

belangetik-1.jpgbella-days-1.jpgNabila Nurkhalishah (9 th), pelajar Kls 4 Jungle Peace SD Peradaban Serang boleh bersuka-ria, karena novel pretamanya; Beautiful Days (Dar! Mizan, 2007) hingga November 2007 sudah memasuki cetakan keempat. Menurut editor Dar! Mizan, Ramadhan, “Bulan November ini Buku Bella jadi primadona penjualan kami.” Tambah Ramadhan, “Buku kedua bella, It’s My Bedroom, akan terbit Januari 2008. Semoga bisa best seller lagi!”

Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

SHARING, LAUNCHING AND HAPPY

rumah-dunia_12.jpgBy Langlang Randhawa/Translated by Rimba Alangalang

“Ya Allah, give donors who helped Rumah Dunia your rashness and kindness. And hopefully their charitable is your way always. Amin…” A piece of Nek Atisah prayed. She stood on the stage in the front of audience. She was 73 years old. She was Gola Gong’s mother. Beside it, she is adviser of Rumah Dunia. And audience was the orphans who helped by her. Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

KOMPUTER BERTIGA DAN DIGANGGU ADIK

dar.jpgINDO.POS, Oleh: Ibnu Adam A-Serang

Di tengah kondisi Banten yang menjadi sorotan publik karena kualitas pendidikan yang rendah dan jumlah buta aksara yang banyak, muncul kabar tentang Nabila Nurkhalisah Harris, seorang anak berusia 8 tahun yang novelnya akan segera diterbitkan oleh penerbit besar Dar! Mizan. Bagaimana perasaan Bella mendapat kabar novelnya Beautiful Days terbit? Ia mengungkapkannya kepada Indo.Pos Continue Reading »

Cliping

Comments (0)

Permalink

GOLA GONG & TIAS TATANKA MEMBINA GENERASI CINTA BUKU

tiasdongeng-com.jpgMajalah Noor, Rabu, 10 Maret 2004

Mereka berdua mencintai anak-anak dan buku. Kcintaan itu merka padukan dalam pengelolaan Pustakaloka Rumah Dunia, sebuah perpustakaan bagi anak dan remaja. Mas Gong dan saya punya berbagai buku yang sayang bila dibiarkan menumpuk saja. Mas Gong pun mencetuskan ide membuat perpustakaan. Continue Reading »

Cliping

Comments (18)

Permalink

LAUCHING “BEAUTIFUL DAYS” BELLA

5pesta_7.jpgSabtu siang (10/2), pekarangan Rumah Dunia yang biasa dijadikan sebagai arena kelas menulis tiap hari minggu, dipadati oleh pengunjung. Lebih dari setengahnya adalah anak-anak. Suasana bising khas celoteh kanak-kanak terdengar riuh-rendah. Terutama saat Dar Mizan, divisi penerbit buku anak membagikan doorprize berupa buku-buku bacaan.  
 
Suasana makin semarak saat keluarga pengarang duduk di atas panggung. Gola Gong dan Tias Tatanka tampak tak bisa membendung rasa sumringah yang terpancar dari raut mereka. Prestasi yang diukir Bella, putri sulung yang kini tengah duduk di kelas 3 Antariksa SD Peradaban, bagaimanapun juga merupakan sebuah kebanggaan. Orangtua mana yang takkan bangga, melihat putra atau putrinya memperlihatkan sebuah prestasi yang mengejutkan. Setidaknya kata ‘mengejutkan’ kerap diucapkan Gola Gong pada acara peluncuran novel ‘Beautiful Days’ karya putrinya itu.
 
“Uang yang Bella dapet, buat beli sandal,” ujar Bella saat ditanya mengenai royalty yang ia dapat nanti. Tapi saat ditanya apakah semua uang yang Bella terima akan dibelanjakan semuanya untuk sandal, pengarang cilik berusia 8 tahun yang bernama lengkap Nabila Nurkhalishah Harris itu menggeleng. “Belum ada rencana,” lanjutnya.
 
Bella mengaku senang dengan diterbitkan karya perdananya itu. Kegembiraan tersebut sama seperti saat ia menulis novel berjudul Beautiful Days yang awalnya berjudul Kisah Bunga. Bella mengatakan, dalam penggarapan novel yang diterbitkan oleh Dar Mizan itu, ia bisa menghabiskan 1,5 jam duduk di depan komputer setiap harinya. Malah kadang-kadang, ayahnya, Gola Gong harus rela mengalah demi kepentingan putrinya itu.

Cliping

Comments (1)

Permalink