PUSTAKA KELILING RUMAH DUNIA DAN MOBIL PINTAR ANI BAMBANG SUSILO YUDHOYONO
Posted by admin on July 20th, 2008 filed in JurnAL RUmAH DunIAYayasan Nurani Dunia pimpinan Imam Prasojo dan XL Care tahun ini menyumbang mobile library berupa Bajay dan rak gerobak ke Rumah Dunia. Serah terima dilakukan saat Pesta Rumah Dunia ke-6, pada 9 Maret 2008 lalu. Saat itu Rumah Dunia berulangtahun ke-6. Firman Venayaksa selaku Preside Rumah Dunia, secara simbolis menerima mobile library yang kemudian kami beri nama “Pustaka Keliling Rumah Dunia” alias Pusling RD. Awas, Pusling itu bukan pusing tujuh keliling, lho! Tapi Pustaka Keliling.
Kami tentu bersemangat. Dari dulu kami ingin sekali road show, mengungjungi langsung kantung-kantung kemiskinan, dimana kebodohan bersarang. Kami ingin mengenalkan dunia kepada anak-anak lewat buku, warna, dan swara. Di setiap tempat yang kami singgahi akan nada lomba-lomba menggambar, menyanyi, dan membaca puisi. Hadiah-hadiah berupa piala, dan seperangkat alat tulis kami sediakan. Kami ingin membentuk iklim kompetisi kepada anak-anak Banten, agar mengenal apa itu arti kalah dan menang. Sportivitas harus mereka maknai sejak dini.
“Kita – orang-orang dewasa, harus mau membahagiakan anak-anak. Kasihan merka, kurang diperhatikan. Kita terlalu sibuk dan mabuk dengan urusan-urusan politik local,” Firman gusar. “Merekalah sebetulnya calon para pemimpin Banten di masa 25 tahun ke depan. Mereka harus dibahagiakan sekarang, agar ketika mereka jadi pemimpin nanti, tidak memiliki jiwa kanak-kanak seperti yang kita lihat pada pemimpi sekarang.”
Pada 2005, kami pernah meluncurkan program “Rumah Dunia Goes to school”. Tiga sekolah kami datangi; SMA Jawilan, Serang Timur, SMAN 1 Rangkasbitung, dan SMK Kimia Serang. Kegiatannya diklat fiksi, jurnalistik, dan pemutaran film indie karya anak-anak Rumah Dunia. Tapi, karena tidak ada yang mendanai, lalu bersama angin program itu.
Sambutan masyarakat di Serang sangat luar biasa dengan kehadiran PUSLING RUMAH DUNIA. Sangat antusias. Kami pernah mencobanya di kampung Tegal Duren, Cipocok. “Ketika masih diperjalanan, anak-anak mengejar-ngejar!” kata
Hampir tiap akhir pekan kami menerima undangan.
Kami sering membincangkan “Mobil Pintar Ani Susilo Bambang Yudhoyono”. Kami pernah melihatnya di televise. Bahkan Gola Gong, ketika menerima penghargaan “Nugra Jasadarma Putaloka” dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 30 Mei 2007, melihat Mobil Pintar Ani Susilo Bambang Yudhoyono diparkir di halaman Perpusnas, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta. Spontan Gong nyeletuk, “Wah, Rumah Dunia mau, dong, dikasih satu!”
Gong memimpikan Mobil Pintar untuk Rumah Dunia sangat wajar. Selama ini permintaan masyarakat ke Rumah Dunia untuk membuka cabang di pelosok-peosok kampung di Serang sangat banyak. Hanya saja Rumah Dunia bukanlah sejenis perusahaan waralaba. Jalan keluar yang terbaik, dengan Mobil Pintar. Tapi, bagaimana caranya? Gong tidak memiliki jaringan untuk menemnus ke Ani Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara,
Ternyata mimpi Gong, mimpi para relawan juga. Firman membicarakannya dengan Penasehat Rumah Dunia, Wien Muldian dari Forum Indonesia Membaca. Wien yang bekerja di Diknas Jakarta mencari informasi. Lalu durian pun jatuh. “Kang, Rumah Dunia akan mendapat sumbangan mobile library dari Imam Prasojo! Lumayanlah!” Firman mengabarkan di akhir tahun 2007.
Yah, tak ada rotan, akar pun jadilah. Tak ada Mobil Pintar Ani Susilo Bambang Yudhoyono, mobile library Imam Prasojo pun jadilah. Alhamdulillah, kami mensyukuri amanah ini!(GG)




July 21st, 2008 at 2:07 pm
Waaah..selamat yaa RD dah punya ‘pusling’..mdh2an ada yg nyumbang lagi biar yg pengen didatangi pusling ga harus ngantri nunggu giliran.. (ssstt…mudah2an aja bu Ani baca situs ini, lalu…taraaa…mbl pintarnya dikirim ke ciloang…amin)
August 6th, 2008 at 2:51 pm
emang Bu Ani msaih sempet akses internet? hehehe… pasti beliau sibuk kalee… 2 agustus kemarin, Pusling RD juga road show ke kampung Gelam, Dalung, Serang selatan. Seruuu…. Kebayang sih, kalo pake mpbil pintar. Pasti lebih kolosal. Semoga lembaga2 yang dapat amanah mobil pintar bisa memanfaatkannya dengan baik. Jangan sampai mobil pintar ngejogrok jadi barang rongsokan… (GG)