SELAMAT, TIGA PEMENANG BUKU “THE JOURNEY”

Posted by admin on June 6th, 2008 filed in RaK BuKU

cover-journeythumbnail.jpgmaximalisthumbnail.jpgWadooouw, seneng bnget dapet “The Journey” karya Gola Gong, ya. Ada 3 buku dari Maximalis. Sebetulnya ingin ngasih hadiah bagi yang mngirimkan tulisannya. Tapi, jatahnya sedikit. jangan kecewa, ya. Semoga bisa meghibur dan bermanfaat, ya. Bagi yang belum dapat, sabar. Masih ada 1 judul buku lagi; Jangan Pernah Gak Nulis Seumur Hidup (Maximalis, 2008). Tungguin aja.
1. HERIBERTUS HERI ISTIYANTO:
May 27th, 2008 at 7:28 am edit

Aku hanya bisa diam dan pasrah. Tidak ada yang dapat aku lakukan kecuali aku duduk dan mencoba memejamkan mata. Dua tahun lalu, di atas pesawat aku melihat hamparan laut yang begitu luas dan indah saat aku menyeberang dari Narita ke Los Angeles. Sepuluh jam lamanya aku terhanyut melihat laut biru yang menggapai-gapai seakan ingin memelukku. Desiran angin dingin bercampur es seolah masuk ke dalam tubuh pesawat dan aku hanya pasrah pada keajaiban dari Tuhan. Aku sungguh kagum dengan keindahan laut yang belum pernah aku lalaui. Sungguh indah karyamu Tuhan.

Heribertus Heri Istiyanto
SMA Kolese De Britto Yogyakarta
Jalan Laksda Adisucipto 161 Yogyakarta
55281
Email: sebelasseptember@yahoo.com
Blog: http://istiyanto.com

2. WIWIED:
May 27th, 2008 at 10:51 pm edit

Dengan berat hati kucoba melangkahkan kaki di lautan pasir ini. Jantungku berdegup kencang seakan-akan meminta untuk dilepaskan. Tatapan mataku sedikit ragu memandang puncak Mahameru..(yah..sudah terlalu siang, pikirku). Namun tekadku mengalahkan segalanya. Kucoba melalui dinding-dinding pasir yang seakan hendak luruh dibawah kakiku… dan ternyata betul dugaanku.. 8 meter dari bawah puncak kulihat awan hitam tebal mengepul seakan menolakku untuk menjamah mahamerunya. Terbelalak mataku sambil berteriak..”Allah Akbar”…. nyaliku menciut dan dalam hitungan detik dengan beralaskan pantat aku sudah berada dibawah kembali. Yah….aku masih ingin hidup!!!

Wiwied
Graha Sunan Ampel A-27 Surabaya

3. YUDHI MULIANTO:
May 30th, 2008 at 12:58 am edit

Dini hari itu bintang di langit berkelip-kelip seperti kunang-kunang menyeruak dalam gelap. Dengan bersepatu dan berpakaian tebal, kami berangkat untuk mendaki gunung Bromo dengan berbekal lampu senter dan tas berisi makanan dan minuman. Jalan menyusuri jalur setapak berliku, melewati kebun-kebun penduduk, menyusur tanah berundak. Angin bertiup dingin menerpa kulit wajah dan langkah semakin terasa berat menanjak. Tak terasa kami tiba di tanah datar berpasir dan penduduk setempat menawarkan tunggangan kuda. Kami putuskan untuk berjalan terus tanpa bantuan kuda, mungkin setelah turun gunung boleh juga naik kuda. Tangga berundak sudah tampak di depan mata, semangat pun terpompa kembali. Ada kepercayaan bila bisa menghitung jumlah tangga yang kita naiki berjumlah tertentu maka ia akan beruntung. Sekedar iseng aku menghitung tangga itu sekedar membunuh rasa ingin tahu jumlahnya. Sampai juga di puncak dengan nafas yang sudah senin kemis. Warna kemerahan tampak di langit sebentar lagi pagi akan datang. Seorang dari kami melantunkan azan subuh di puncak bromo pagi itu. Dengan bertayamum, kami pun sholat dengan khusuk. Tak terasa dua rokaat berlalu dan ditutup doa bersama. Kami bangkit disambut cahaya terang, alam menampakan keindahannya. Tampaklah gunung yang megah diselimuti kabut putih, langit yang biru dan matahari menyorotkan sinar hangatnya. Hari yang cerah, jiwa yang cerah di tengah indahnya alam yang permai. Subhanallah.

yudhi mulianto
jl. poncol no. 2 Rt.3/7 pondok bambu, Jakarta Timur 13430

***


4 Responses to “SELAMAT, TIGA PEMENANG BUKU “THE JOURNEY””

  1. dhona Says:

    selamat ya buat yang berhasil ngedapatin buku ‘the Jouney’…..

  2. moh arif widarto Says:

    Wah, selamat buat yang mendapatkan The Journey. Dari satu paragraf bisa jadi satu sub bab. Dari satu sub bab menjadi satu bab. Dari satu bab menjadi novel.

  3. yudhi Says:

    Terima kasih mas Golagong,
    Bukunya sudah kuterima dan kubaca.
    Isinya bagus banget….sejak halaman pertama kata-kata mas Golagong sangat menyentuh hati. Buku ini ternyata bukan hanya melukiskan pemandangan yang tamapak oleh mata tapi juga yang tampak oleh hati….
    Buku ini benar-benar bagus…
    sekali lagi Terimakasih untuk mas Golagong…

    salam

    yudhi m

  4. wiwied Says:

    TERIMA KASIH BANYAK…….
    betul-betul tidak menyangka, dari awal sebenarnya saya sudah pesimis karena yang lain bagus-bagus…tapi terima kasih banyak atas buku “The Journey”. Membuat saya menjadi lebih suka menulis sekarang.

Leave a Comment