PENGHARGAAN ITU…
Sekitar 2004, KNPI Banten mendatangi saya. Mereka berkehendak memberi anugrah pemuda pelopor kepada saya. Dengan segala hormat saya menolak. Tapi press release kadung menyebar. Pemberian penghargaan itu dilakukan di restoran Istana Nelayan, Tangerang. Saya sempat “dicemooh”, karena “menjilat ludah sendiri” oleh para aktivis mahasiswa di Banten. Apa pasal? Saya adalah termasuk orang yang gencar mengkritik kinerja KNPI Banten, bahkan pernah menyarankan KNPI Banten dibubarkan saja karena tidak transparan soal keuangan, jadi calo anggaran APBD, dan tidak cocok lagi dengan semangat reformasi. Setelah saya jelaskan, bahwa saya menolak penghargaan itu, barulah orang-orang menarik lagi “makian” kepada saya. Continue Reading »




