RUMAHKU RUMAH BAGI DUNIA ANAK-ANAK
Posted by admin on April 23rd, 2008 filed in Essays
Oleh Tias TatankaAda hal baru di Rumah Dunia, sepekan terakhir ini. Rumah Dunia memang menggelinding dan selalu berbenah, menata diri, melakukan evaluasi dan tetap inovatif. Karenanya banyak teman yang untuk kali kesekian datang merasakan hal-hal baru di setiap kunjungannya.
Kini, Rumah Dunia memiliki bangsal bermain, kami menyebutnya ‘play group’. Jumat (21/5) lalu dilakukan soft opening, dibuka dengan doa dan wejangan dari Nenek Bella-Abi-Jordy. Dengan hidangan ubi goreng dan tahu isi, acara sederhana itu tampak diikuti duapuluh anak dengan hikmat.
Mainan edukatif dipajang di sebuah rak, menarik minat anak-anak batita hingga remaja.
Selain itu ada kunjungan dari SDIT Al Ikhlas, Cipondoh, Tangerang, Rabu (19/5) kemarin. Sebanyak 15 siswa kelas dua, diantar guru dan beberapa orang tua murid, menyemarakkan RD semenjak sebelum dluhur hingga ashar.
Acara yang dikemas dalam menggambar (dipandu Pak Indra Kesuma, tutor Wisata Gambar RD), mendongeng (oleh Paman Soteng, pendongeng RD) dan unjuk kabisa anak-anak.
Siswa-siswi SDIT Al Ikhlas memamerkan kebolehan memainkan pianika. Dari RD tampil kelompok musik RD membawakan ‘lagu wajib’ Di sini Kami Bahagia, ciptaan Firman Venayaksa. Kemudian acara ditutup penampilan teater anak Rumah Dunia.
Di ujung acara, ibu-ibu orang tua murid SDIT Al Ikhlas menyumbangkan bingkisan alat tulis berupa buku gambar, pensil, pensil warna, crayon. Terima kasih tak terhingga, insya Allah bermanfaat bagi anak-anak RD.
Lima hari kemudian, tepatnya Senin (24/5) pagi, kembali RD mendapat kunjungan siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Serang. Kali ini jumlah siswa yang datang sekitar 150 siswa kelas 1, 2 dan 3, dan didampingi lima orang guru. Sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah masing-masing, mereka mendengarkan dongeng dari Paman Soteng. Setelah itu para siswa mewarnai gambar yang telah disediakan ibu guru.
Untuk membuat anak-anak itu lebih semangat mewarna, kami menyediakan beberapa buku cerita Garfield (sumbangan dari Femina Group, Jakarta) bagi siswa yang kreatif dan cepat menyelesaikan tugas.
Ketika kami menantang untuk baca puisi sekaligus bergaya, di luar dugaan banyak sekali yang mengajukan diri! Dan seolah telah menjadi hal yang biasa, salah seorang siswi kelas tiga, Ririn, menyanyikan lagu Sajojo dengan suara lumayan bagus.
Terbersit rasa bangga kami pada tunas-tunas kecil itu. Mereka punya salah satu modal untuk maju, yaitu keberanian di depan banyak orang. (Tias)

Leave a Comment