KABAR MAS GOLA GONG TERBARU
Posted by admin on April 23rd, 2008 filed in CurHAT


ass. wr wb.
sebelumnya, terima kasih pada semua pihak yang telah memberi support dan ribuan doa buat mas gong. semoga Allah swt melipatgandakan pahala dari amal baik saudara semua. semoga pula kita senantiasa berada dalam lindungan dan ridla-Nya. saya dan mas gong sangat merasakan betapa ajaib kasih sayang-Nya. doa-doa kami seperti mantra yang segera dikabulkan. subhanallah… rasanya ingin Kau selalu sedekat urat leher kami, Ya Rabb…
minggu lalu saya bezoek mas gong, mungkin teman-teman juga sudah melihat tayangan sctv ya. meskipun rasanya gimana gitu, jadi diekspos, sementara masih banyak saudara kita yang lebih sakit dan menderita. tapi, kami juga mengerti dan menghormati kerja para jurnalis, semoga kabar sakit mas gong di tv membawa hikmah. saya sih berharap, bahwa tayangan mas gong di sctv bisa menggugah kesadaran kita untuk jangan lagi mendhalimi tubuh. karena organ-organ di dalamnya juga membutuhkan perawatan dan kasih sayang. intinya: mari hidup lebih sehat!

sebenarnya mas gong sudah ingin pulang ahad ini, tetapi kabar terakhir hari rabu ini, dokter menyarankan pulang minggu depan, karena ada terapi intensif yang harus ditempuh mas gong.
sementara itu saya menyempatkan diri menemui dokter, dan menanyakan kondisi mas gong sampai saat ini. beginilah penjelasan dokter itu (setelah melalui editing, tentu saja. hehe) :….
pada dasarnya terjadi perbaikan pada kondisi mas gong, sejak awal datang ke holistik. pengapuran di punggung berkurang, rasa kesetrum di kaki kiri juga sangat berkurang.
sebenarnya kalau dibilang tulang punggung mas gong akan pulih seperti sedia kala, secara medis akan sulit, tetapi Allah yang punya rencana, siapa tahu terjadi keajaiban, wallahua’lam.

ini harus disadari, harus dihadapi, harus direnungkan, tidak boleh disesali, tidak boleh disebut hukuman, harus diterima dengan lapang dada dan ikhlas, dan jelas ini kasih sayang Allah yang sudah menurunkan petunjuk-Nya, bahwa pengapuran tulang belakang itu tidak terjadi dalam waktu singkat. prosesnya lama dan perlahan, seiring beban yang diterima tubuh mas gong: ransel, bersepeda, liften, setir mobil, gendong anak sesekali, dll pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh tangan dua.
semua terasa wajar, alamiah, jadi juga alami kalo akhirnya ada pembebanan yang bertumpu di lumbal. alhamdulillah kini berkuranglah penderitaan para lumbal itu:)
tetapi, ketika mas gong merasakan kesemutan di tangan, dokter menduga ada gangguan di cervical atau tulang leher. dulu saya pernah menulis tentang kecurigaan saya ketika membacai laporan hasil rontgen cervical. pada mas gong, pembebanan itu memengaruhi susunan tulang cervical yang akibatnya jarak antara ruas-ruasnya menyempit. karena penyempitan itulah jaringan ikat yang ada di dalam ruas tulang leher itu tertekan dan kurang bebas meregang-menarik, malah ada termampatkan dan keluar dari wilayahnya, menekan ke saraf yang menuju tangan. istilahnya diskus inter vertebralis. maaf jika ejaan saya kurang benar.
hal yang disarankan oleh dokter untuk meminimalisir hal itu adalah berenang setiap hari, dan sebisa mungkin tidak melakukan pekerjaan yang memberatkan lumbal dan cervical.
pola makan pun harus dijaga, karena tidak bijaksana untuk meminta tubuh melakukan pekerjaan mencerna protein yang membutuhkan waktu lama. lebih baik tenaga tubuh dimanfaatkan untuk regenerasi sel. artinya, mas gong haus mengonsumsi makanan yang cepat dicerna dan diserap tubuh. Daging ayam, sapi, kambing malah kalau bisa jangan dimakan. ikan sesekali boleh. yang penting lagi: tanpa MSG, karena ini memicu penumpukan racun di tubuh yang mengakibatkan ketidakseimbangan sel. cara memasak pun harus diperhatikan, pemberian garam dapur beryodium dilakukan setelah makanan matang, sesaat sebelum api dimatikan.
soal masakan, insya Allah tidak memberatkan saya, karena sejak gadis, saat memasak saya tidak pakai yang namanya MSG atau vetsin. patokan yang diajarkan ibu saya: memasak makanan sehat dengan cara sehat. dan selama menikah saya jarang sekali memasak dengan menggunakan santan, apalagi yang kental. mudah-mudahan, dengan cara memasak sehat yang selama ini saya jalankan, bisa meringankan sakit mas gong. amiin.
balik lagi ke mas gong, sekarang ditemani oki, yang mengetikkan beberapa naskah yang didiktekan mas gong. makasih ya oki…
seperti yang pernah saya tulis, saya tidak pernah menyesali apa yang pernah mas gong lakukan. karena dengan melakukan banyak hal di masa mudanya, mas gong bisa menjadi seperti sekarang. toh dengan perjalanan pula kami bertemu. jadi, yang harus dilakukan sekarang adalah memersiapkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan mas gong. begitulah kira-kira.
inilah ujian yang harus dihadapi, tanda-tanda yang harus kami pelajari, bukti kasih sayang-Nya, dan lembar pertanggungjawaban yang kelak kami setor di akhirat. insya Allah kami mampu menempuhnya. mohon doa dan mari saling mendoakan. terima kasih untuk semua dukungan bagi kami. semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang pandai bersyukur. amiiin.
begitu agung petunjuk-Mu ya Allah, begitu mujarabnya doa, apalagi yang diberikan ibu. terima kasih emak di serang, terimakasih ibu-bapak di solo, dengan doa yang tak putus-putusnya. semoga Allah mendengar dan malaikat mengamininya…
Aa, tetap semangat. langkah kita masih panjang, rencana dan cita-cita kita masih banyak.
buat teman-teman, marilah hidup lebih sehat!
wassalam,
tias tatanka

June 29th, 2008 at 6:54 pm
Semoga mas Gola gong lekas sembuh. Sakit dari Allah kembalikan kesembuhan pada Allah. Sebagai muslim sejati kembali kpd Alquran & sunnah nabi. Semoga Allah memberi petunjuk. Amin