LIMA PUISI TIAS TATANKA
Posted by admin on April 2nd, 2007 filed in Poem
Tias Tatanka selain ibu dari empat anak, penasehat Rumah Dunia, Kepala Sekolah Klab Bermain dan TK JENDRAL KECIL yang mengusung metode multiple intelligences (kecerdasan majemuk), menulis cerpen dan novel, juga menulis puisi. Silahkan menikmati kelima puisinya ini. Semoga berbahagia…
1.
RENDEZVOUS
Kuhamparkan peta perjalanan Di atap rindu rumah kitaAgar burung-burung mengerti
Ke mana jauh kaki melangkah
Ke mana harus disampaikan
Kabar dan harapan![]()
Kubenamkan jejakku di ladangDi tepian laut
Di lereng gunung
Di biasan matahari
Juga pada malam
Agar kau mengerti ke mana harus kau ikuti
Gaung kataku ada di mana-manaPun pada pintu rumah kita
Di mana kebebasanku mengembara.
Solo,agustus96***
2.
DITIKAM BISU
Aku tak ingin bicara
jika kata hanya menambah
pundi-pundi dosa
Aku tak ingin berbisik
jika suara tak lagi berarti
di bising suasana
aku ingin kata-kataku bersuara.
Solo,agustus 96
***
3.
MELAUT SUNYI
Di sini sunyi, meski genderang ditabuh bertalu-taluHening, meski jantungku berdebar kerasMenyuarakan ruh-MU
Tak ada gema
Tak ada suara
Aku hanyut di padang luas
Segalanya melebur di kesunyian ilalang panjang.
Soloagustus96***4.
AKU SELALU
Aku selalu tengadah ke wajah Tuhan
Merapatkan jari-jemari tangan ke dadaNyaMenyatukan bibir dan kecupanAku menyatu dalam hening paro malam
Aku selalu berbisik di telinga TuhanHatiku berbicara menguapkan rasa
Menumpahkan kasih mesra di balik kelambu taqwa
(dan kau mau tahu Tuhan berbuat apa?)
: dikulitiNya jiwaku, hingga aku tersenyum danjatuh tertidur selamanya.
***5.EPISODE
I.kerajaanku ada di jalanan
asap knalpot dan dengus kehidupan
bila kutemukan rasa diam
sedang hidup adalah memerintah kerajaan?
II.langkahku ada di jalan
rumput, aspal, batu
dan bangkai putus asa
entah berapa jauh lagi perjalanan
aku tetap melangkah
dan berharap tak mati di tengah-tengah
III.biar aku menjauh
dengan segenggam tanah kelahiran
menyusuri jalan
untuk kembali rindu padamu.
***![]()

Leave a Comment